Contoh Penerapan Artificial Intelligence Dalam Kehidupan Sehari-hari

Akankah manusia bergantung pada AI di masa depan?
Akankah manusia bergantung pada AI di masa depan?

Sekilas Tentang Artificial Intelligence?

Penerapan Artificial Intelligence Dalam Kehidupan Sehari-hari.
Seperti yang pernah kita tulis pada artikel sebelumnya, tentang apa itu Artificial intelligence (AI)?

Highlight: Artificial intelligence (AI) adalah teknologi yang memungkinkan komputer untuk melakukan tugas-tugas yang biasanya dilakukan oleh manusia, seperti pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan pembelajaran. AI dapat menggunakan algoritma dan data untuk memahami dan mengelola informasi dengan cara yang mirip dengan cara yang dilakukan oleh manusia.

  • AI kecerdasan buatan (Artificial General Intelligence): AI yang dapat melakukan hampir semua tugas yang dilakukan oleh manusia dengan tingkat kecerdasan yang sama dengan manusia.
  • AI kecerdasan buatan terbatas (Artificial Limited Intelligence): AI yang hanya dapat melakukan beberapa tugas dengan tingkat kecerdasan yang lebih rendah daripada manusia.
  • AI kecerdasan buatan super (Superintelligent AI): AI yang memiliki tingkat kecerdasan yang jauh lebih tinggi daripada manusia.

AI telah menjadi topik yang sangat populer dalam beberapa tahun terakhir karena kemajuan yang telah tercapai dalam bidang ini, khususnya di dunia teknologi.

AI juga digunakan di berbagai industri, seperti perdagangan, transportasi, kesehatan, dan banyak lagi.

Tapi, secara tidak langsung, AI juga menimbulkan banyak pertanyaan dan kekhawatiran tentang masa depan manusia dan bagaimana kita sebagai manusia akan terlibat pengembangan AI itu sendiri.

Apa Saja Contoh Penerapan Artificial Intelligence Dalam Kehidupan Kita Sehari-hari?

Berikut ini adalah beberapa contoh tentang penerapan artificial intelligence di kehidupan sehari-hari:

  1. Pencarian online/Search Engine
    Mesin pencari seperti Google dan Yandex menggunakan sistem AI untuk mengelola dan menganalisa data yang tersedia di internet untuk memberikan hasil pencarian yang relevan untuk setiap pertanyaan yang diajukan pengguna.
  2. Virtual Assistant
    Virtual Assistant seperti halnya Siri atau Alexa menggunakan sistem AI untuk memahami, memproses, dan memenuhi permintaan pengguna melalui perintah suara.
    Virtual Assistant juga membantu mengingat history pengguna pada device tersebut untuk kemudian memberikan rekomendasi/prediksi yang cocok untuk pengguna.
  3. Sistem navigasi/Navigation Maps
    Aplikasi navigasi seperti Google Maps, terutama Waze juga menggunakan AI untuk memprediksi lalu lintas dan memberikan rute tercepat untuk sampai ke tujuan.
  4. Product Recommendations/Rekomendasi produk
    Situs e-commerce seperti halnya Amazon dan Ebay, Tokopedia dan Shopee juga menggunakan sistem AI untuk memprediksi produk manakah yang kemungkinan besar akan dibeli oleh pengunjung/pengguna berdasarkan riwayat pembelian. Mereka secara otomatis akan menampilkan produk rekomendasi yang sesuai dengan ketertarikan pengguna.
  5. Machine Learning
    Algoritma Machine Learning dapat mengolah data yang kita miliki untuk memprediksi hasil atau mengelompokkan data ke dalam sub kategori yang lebih detail.
    Contohnya, algoritma Machine Learning dapat digunakan untuk memprediksi hasil pertandingan sepak bola ataupun sebuah gender dan umur ke dalam masing-masing kategori secara explicit.

Akankah Manusia Bergantung Pada AI Di Masa Depan?

Dewasa ini, AI telah menjadi bagian yang penting yang tak terpisahkan dalam kehidupan kita sehari-hari, namun bukan berarti bahwa manusia akan memiliki ketergantungan total pada AI.

Seperti halnya dengan teknologi lain, AI menjadi sebuah tools yang sangat membantu task manusia, tetapi manusia masih akan memegang kendali dan menentukan bagaimana AI digunakan dan bagaimana AI akan berkontribusi dalam kehidupan kita sehari-hari.

AI memang sangat membantu kita menyelesaikan tugas-tugas yang rumit sehingga kita bisa menghemat waktu, tetapi pada akhirnya, kita sebagai manusialah yang akan menentukan hasil akhir dari setiap keputusan dan tindakan yang diambil bukan?

Selain itu, manusia juga masih memiliki kemampuan untuk memahami beberapa konteks yang tidak dimiliki oleh AI, seperti halnya emosi (meskipun AI saat ini masih dalam tahap uji coba membaca expresi dari manusia), dan makna dari sebuah konteks/bahasa tubuh manusia yang masih belum bisa dipahami oleh AI (setidaknya untuk saat ini), sehingga AI tidak akan pernah belum bisa menggantikan manusia secara total.


Baca juga:

Leave a Comment